Pengertian Geografi

Pengetahuan tentang bumi telah dikenal sejak puluhan abad sebelu6m masehi, Serta telah mendapatkan berbagai macam sebutan. Dalam bahasa Belanda dikenal adanya istilah AARDRIJKUNDE, dalam bahasa Inggris disebut Geography, dalam bahasa Yunani disebut Geographia. Menurut Matt Rosenberg, Geografi berasal dari kata ge(earth) dan grapho (to write), Jadi geographia berarti to write about earth atau penulisan tentang bumi. Ada pula yang menyebut geografi berasal dari kata geos yang berarti bumi dan graphein yang berarti penggambaran atau pencitraan.


Istilah geografo pertama kali diperkenalkan oleh Eratosthenes (276-196SM) yang pada mulanya menggunakan kata geographika, yaitu dari gabungan kata geo yang berarti bumi, dan graphika/graphein yang berarti tulisan atau lukisan. Jadi secara harfiah, Geografi ada ilmu yang menggambarkan tentang bumi.

Untuk menambah pemahaman Anda mengenai Geografi, perhatikan dengan seksama beberapa pengertian Geografi yang di sampaikan oleh para ahli berikut ini:

  1. Ferdinand Von Richtofen (1833 - 1905), Geografi merupakan ilmu yang mempelajari gejala dan sifat-sifat permukaan bumi dan penduduknya, diterangkan tentang terdapatnya gejala, sifat-sifatnya, serta terdapatnya hubungan timbal balik gejala dan sifat-sifat tersebut.
  2. Richard Hartshorne dalam John A. Agnew dan James S. Ducan (2011), Geografi merupakan imu yang menafsirkan realisme diferensiasi area muka bumi seperti apa adanya tidak hanya dalam arti perbedaan dalam hal tertentu tetapi juga dalam arti kombinasi keseluruhan fenomena di setiap tempat yang berbeda dengan keadaanya di tempat lain.
  3. Strabo (1970), Geografi erat kaitannya dengan faktor lokasi, karakteristik tertentu, dan hubungan antar wilayah secara keseluruhan. Konsep ini di sebut Natural Attribute of Place.
  4. Bintarto (1981), Geografi adalah ilmu yang mempelajari hubungan kausal gejala muka bumi baik fisik maupun yang menyangkut makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, ekologi,dan regional untuk kepentingan program, proses dan keberhasilan pembangunan.
  5. Seminar dan Lokakarya Ikatan Geografi Indonesia (IGI) di Semarang (1988), Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan.
  6. Martin Kenzer (1989), Geografi memperhatikan variasi keruangan atau lokasional pada fenomena fisik dan manusia dipermukaan bumi.
  7. Gregg Wassmansdorf, Geografi adalah study tentang pola-pola dan proses-proses bentang manusia (built) dan bentang lingkungan (Natural) dimana bentang-bentang tersebut tersusun atas komponen ruang nyata (objektif) dan ruang subjektif.
  8. Sutikno (2008), Geografi adalah ilmu menggunakan pendekatan holistik melalui kajian keruangan, kewilayahan, ekologi dan sistem, serta Historis Untuk Mendeskripsikan dan menganalisis struktur, pola, fungsi dan proses interelasi, Interaksi, interdependensi dan hubungan timbal balik dari serangkaian gejala, kenampakan atau kejadian dari kehidupan manusia, kegiatannya atau budidayanya dengan keadaan lingkungan dipermukaan bumi.

Walaupun pengertian Geografi yang disampaikan oleh para ahli diatas berbeda satu dengan lainnya tetapi dari berbagai definisi tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa Geografi merupakan ilmu yang mempelajari tentang timbal balik antara manusia dengan lingkungannya, karena lingkungan merupakan aspek keruangan Geografi.

Komentar